Hugo

Keunggulan Memakai Hugo

Instalasi yang sederhana

Dalam membuat dan mengembangkan situs web dengan menggunakan Hugo, Anda tidak butuh banyak software yang harus diinstall di PC atau laptop anda. Anda tidak perlu menginstall MySQL (atau database lainnya), PHP (dan ekstensi-ekstensi PHP yang mungkin dibutuhkan). Bahkan Anda tidak membutuhkan hak akses superuser (root). Anda hanya membutuhkan sebuah file binary “hugo” dan editor teks favorit Anda. Itu saja.

Performa lebih cepat

Hal ini disebabkan karena server hanya menyajikan file HTML statik yang tidak perlu di-generate oleh server setiap diakses oleh pengunjung. Selain itu, tidak ada akses ke database juga menghilangkan bottleneck. Semua ini memungkinkan halaman dikirim oleh server dalam hitungan sangat singkat dibanding jika Anda menggunakan CMS dinamis seperti WordPress. Tentu saja, ini juga berpengaruh terhadap performansi server. Tidak butuh sumber daya besar pada server untuk melayani pengunjung situs web yang dibuat dengan menggunakan Hugo.

Memungkinkan penerapan CDN secara keseluruhan

Karena yang akan disajikan oleh server hanyalah konten-konten statik dan tidak membutuhkan akses ke database, situs web yang dibuat menggunakan Hugo dapat di-deploy secara keseluruhan di CDN (Content Delivery Network), termasuk CDN berbasis S3.

Sekuriti yang lebih aman

Tentu saja server yang hanya menyajikan konten statik akan jauh lebih aman dari peretasan. Karena tidak akan ada banyak software yang akan terlibat dalam menyajikan konten situs statik. Hanya service webserver seperti Apache, NGINX, dan sejenis saja. Tanpa butuh engine PHP, database (MySQL dan lainnya). Juga tidak ada plugin-plugin pihak ketiga yang dibutuhkan dalam menyajikan konten, yang seringkali kualitasnya diragukan dan menjadi sumber lubang untuk peretasan.

Instalasi Hugo

Mulai dari sini, kami akan menampilkan beberapa perintah yang harus anda ketikkan di terminal Anda. Sebagai patokan yang biasa menjadi standar, “$” pada awal perintah menandakan sebagai input console terminal. Anda jangan turut mengetikkan tanda “$” yang ada di awal perintah ini. Ini hanya penanda bahwa ini adalah perintah console. Dan tentunya, mungkin saja di console terminal Anda, tidak menampilkan tanda “$” ini.

Ada beberapa cara menginstall Hugo.

Menggunakan package manager disro linux Anda

PERINGATAN: Cara ini tidak direkomendasikan. Sebaiknya Anda menggunakan Instalasi manual sebagai user biasa.

Hugo tersedia di beberapa distro linux Anda. Anda dapat menggunakan package manager bawaan distro yang Anda gunakan. Cara ini sebenarnya kurang direkomendasikan. Karena:

  • membutuhkan akses superuser (root)
  • seringkali package Hugo yang disediakan distro tidak up-to-date

Akan tetapi jika beberapa orang tetap ingin menggunakan package Hugo bawaan distro. Biasanya karena ingin mudah dan sederhana dalam menginstall dan melakukan update package Hugo (walau seperti yang sudah disebutkan, package Hugo bawaan distro seringkali tertinggal, tidak up-to-date).

Instalasi Hugo dengan package manager di distro Linux berbasis Debian (misal Ubuntu)

$ sudo apt update

$ sudo apt install hugo

Instalasi Hugo dengan package manager di distro Linux berbasis RHEL (misal Fedora, CentOS, Rocky Linux, Alma Linux)

$ sudo dnf install hugo

Instalasi manual sebagai user biasa

Cara instalasi ini adalah yang paling Kami rekomendasikan. Walau disebut manual, tetapi cara ini sebenarnya tetap mudah dan sederhana. Karena Hugo hanya lah program yang terdiri dari satu file saja. Anda dapat mendownload Hugo terbaru di GitHub.

Silahkan download sesuai dengan tipe OS dan hardware Anda. Untuk PC/Laptop linux, biasanya yang anda butuhkan adalah file aset dengan pola: hugo_extended_x.xxx.x_Linux-64bit.tar.gz.

Kemudian ekstrak file tar.gz yang sudah Anda download. Hasilnya adalah sebuah file bernama “hugo” yang dapat Anda taruh di folder ~/bin/ atau ~/.local/bin/ agar masuk dalam PATH. Berikut perintahnya.

Buat folder “bin” jika belum ada.

$ mkdir ~/bin/

Pindahkan file hugo ke folder “bin”.

$ mv hugo ~/bin/

Membuat Proyek Situs Baru

$ hugo new site <NAMA-SITUS-ANDA>

Misal:

$ hugo new site situs-hugo

Perintah ini akan membuat sebuah folder dengan nama yang sesuai dengan yang Anda pakai pada . Misal pada contoh di atas akan membuat folder “situs-hugo”. Folder ini berisi file-file dan folder yang menjadi kerangka bagi pengembangan situs web Anda.

Anda dapat masuk ke folder tersebut dengan perintah $ cd <NAMA-SITUS-ANDA>

Misal:

$ cd situs-hugo

Setelah masuk ke folder tersebut, Anda dapat menggunakan program hugo yang sama untuk mengelola situs yang dibuat.

Menambahkan Tema

$ git submodule add ........ themes/.....

Edit file “config.toml” agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat mengedit file ini dengan text editor favorit apapun yang disukai oleh Anda, seperti: nano, pico, vim, atau text editor berbasis GUI, baik itu Gnome Text Editor ataupun Microsoft Visual Studio Code.

Membuat Konten

$ hugo new posts/konten-pertama.md

Test Hasil

$ hugo server -D

Perintah tersebut akan menjalankan sebuah webserver mini untuk mengetes situs Anda. Default-nya, webserver ini bisa diakses menggunakan web browser favorit Anda di http://localhost:1313/.

Uniknya jika Anda melakukan perubahan terhadap konten-konten di situs Anda, perubahan tersebut akan secara instan ditampilkan di web browser Anda tanpa harus refresh browser Anda. Jadi Anda dapat melakukan perubahan dan langsung melihat hasilnya. Praktis bukan?

Deploy

$ hugo